Kenali 6 Jenis Konten Ini Sebelum Sewa Jasa Buat Video Animasi

Menggunakan jasa buat video animasi memudahkan orang-orang yang memerlukan jenis konten tersebut. Entah untuk keperluan pribadi, edukasi, hingga pemasaran. Khusus untuk tujuan terakhir, biasanya ada jasa SEO di Bali seperti CV Exito Bali yang membantu dalam optimasi. Dengan begitu, video akan muncul di laman pertama hasil pencarian Google dan menjangkau audiensi yang telah ditargetkan. Namun seperti penerapan di konten lainnya, SEO yang diaplikasikan pada video animasi perlu memperhatikan jenis-jenisnya. Hal ini akan berdampak pada proses pembuatan, durasi, hingga metode optimasi yang nanti digunakan. Kemudian, Anda juga dapat mengetahui konsep video yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan hingga meningkatkan profit penjualan produk.
Baca Juga: Backlink Adalah: Pengertian, Fungsi, Pengaruh Pada SEO Website, dan Cara Membuatnya
Video animasi dan jenisnya

Sebelum memakai jasa SEO dari CV Exito Bali, mari kita pelajari arti video animasi. Kata ‘animasi’ berasal dari bahasa Latin, ‘animare’ yang berarti ‘memunculkan’ atau ‘isi bersama napas’. Dalam pembuatannya, teknik animasi mengurutkan sejumlah gambar secara berurutan untuk ditampilkan satu per satu secara bersamaan. Alhasil, gambar akan bergerak dan tampak hidup. Dalam pengertian lain, video animasi berarti kumpulan objek yang disusun sedemikian rupa yang hasilnya memadukan tulisan, gambar, maupun grafis. Di dunia multimedia, animasi sudah memakai program atau software komputer untuk menghasilkan objek bergerak di layar. Adapun pihak yang mengerjakan proyek video animasi disebut sebagai animator.

Secara garis besar, video animasi dibagi menjadi dua, yakni animasi dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D). Animasi 2D dikenal masyarakat luas sebagai kartun (cartoon) yang diproduksi untuk tayangan anak-anak. Meski tampak simpel, jenis video animasi ini masih diminati dan mudah saat dikembangkan untuk berbagai tujuan, termasuk konten pemasaran yang mengandalkan SEO di Bali dai CV Exito Bali. Sementara pada animasi 3D, terdapat sejumlah efek yang membuatnya lebih hidup. Teknik ini pun sudah digunakan pada berbagai tayangan, baik serial hingga film. Meski bujet yang diperlukan lebih besar, animasi 3D memberikan visual lebih canggih bahkan dapat dirancang lebih interaktif untuk penonton.

Video animasi berdasarkan teknik pembentukan

  1. Anime cell

Pada jenis lebih spesifik, video animasi dapat dibagi berdasarkan teknik pembuatan. Animasi cell dianggap sebagai jenis animasi tertua sekaligus populer hingga saat ini. Kata ‘cell’ adalah singkatan ‘celluloid’, yakni jenis materi yang umum dipakai pada pembuatan film gambit bergerak pada tahun-tahun awal penciptaan animasi. Kini, materialnya terbuat dari asetat (acetate) dan gambarnya masih dibuat secara manual dengan tangan (hand-drawn animation). Dalam prosesnya, lembaran-lembaran akan dibentuk menjadi animasi tunggal. Walau beberapa orang menganggapnya kurang praktis, animasi cell bisa dimanfaatkan untuk promosi konten pemasaran yang dioptimasi jasa CEO Bali terpercaya seperti CV Exito Bali.

  1. Animasi frame

Sesuai namanya, animasi frame memakai susunan bingkai untuk menampilkan gambar bergerak. Dalam pembuatannya, gambar-gambar akan dibuat secara bergantian sesuai alur yang disiapkan. Adapun pergantian susunan gambar tersebut diukur dalam satuan frame per second atau fps. Dibandingkan beberapa jenis lainnya, animasi frame menyuguhkan konsep sederhana, tetapi tak membatasi kreativitas kreator maupun pihak-pihak yang membuatnya. Konsep simpel ini pula yang menjadi daya tarik yang membuatnya sering dipesan di jasa buat video animasi. Kemudian, Anda yang akan memakainya untuk memperkenalkan produk dapat mengandalkan CV Exito Bali sebagai CEO agency Bali berpengalaman. Jadi, animasi frame akan sampai ke konsumen yang ditargetkan.

  1. Animasi sprite

Jenis animasi ini menggunakan objek ‘sprite’ yang bisa bergerak secara individual sementara yang lain berfungsi sebagai latar belakang tak bergerak. Proses produksinya mencakup pembuatan gambar sprite dengan latar belakang warna hitam. Berbeda dari animasi frame maupun cell, jenis animasi ini mempunyai objek yang bergerak di waktu yang tak bersamaan. Selain itu, frame per second-nya pun tak mirip. Namun, hal ini bisa disunting dengan memperhatikan setiap sprite yang digunakan. Sambil menangani proses pembuatan video animasi jenis sprite, Anda dapat membicarakan konsepnya dengan jasa SEO di Bali seperti CV Exito Bali untuk kebutuhan konten pemasaran di sejumlah platfom.

  1. Animasi stop motion

Dikenal sebagai clay motion, animasi stop motion memanfaatkan clay atau sejenis tanah liat yang dibentuk menjadi berbagai macam objek. Tim yang terlibat lantas akan menggerakkan objek-objek tadi sesuai storyboard untuk kemudian direkam secara kontinu. Gerakannya pun dilakukan sedikit demi sedikit untuk menghasilkan gambar bergerak. Maka dari itu, animasi stop animation memerlukan kesabaran dan ketelitian tinggi mengingat prosesnya memerlukan waktu lama. Belum lagi bujet yang dialokasikan cukup besar. Meski begitu, masih banyak orang yang menyukainya karena konsep animasi yang unik. Anda yang punya anggaran lebih pun dapat mempertimbangkannya selain untuk menyewa jasa SEO dari CV Exito Bali.

  1. Animasi path

Pada animasi path, video yang dihasilkan berasal dari objek-objek yang gerakannya dibuat mengikuti garis lintasan yang telah ditentukan. Salah satu contoh umum yang dijumpai adalah animasi kereta api yang gerakannya selalu berada di lintasan rel. Kemudian dalam prosesnya terdapat perulangan yang akan menghasilkan animasi selamanya hingga mencapai suasana tertentu. Adapun layer sendiri yang disebut sebagai lintasan gerakan objek yang biasanya digunakan dalam Macromedia Flash. Anda yang ingin memerlukan video animasi stabil dan simpel bisa mempertimbangkan video path. Siapkan juga SEO di Bali yang sesuai bersama CV Exito Bali untuk menghasilkan strategi terbaru untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

  1. Animasi karakter

Terakhir ada animasi karakter yang sering kali diaplikasikan pada serial atau film kartun berbasis tiga dimensi. Faktor ini pula yang membuatnya dikatakan sebagai animasi 3D. Dalam pengerjaannya, jenis animasi sebagian besar mengandalkan komputer. Sementara teknik manual digunakan pada bagian awal, umumnya pada perancangan sketsa yang nantinya dipindai memakai scanner biasa atau yang sudah dibekali fitur 3D. Kemudian, animator akan memakai software khusus untuk modelling and animation untuk mengolahnya hingga menghasilkan video animasi yang diperlukan. Anda yang akan memakainya untuk konten promosi pun perlu menyiapkan strategi dengan jasa SEO Bali seperti CV Exito Bali supaya hasilnya lebih optimal.

Setelah mengetahui jenis-jenis video animasi, Anda diharapkan akan lebih mudah mempelajari dan menemukan konten yang akan digunakan. Terutama saat video tersebut ditujukan untuk pengenalan produk yang mana harus menjangkau pangsa pasar yang tepat. Maka dari itu, selain menemukan jasa buat video animasi, Anda sebaiknya perhitungkan juga SEO agency Bali yang hendak dijadikan partner berbisnis. Dalam hal ini, CV Exito Bali siap memberikan layanan dan bantuan lain terkait optimasi video animasi yang digunakan untuk meningkatkan branding awareness hingga konversi penjualan. Jadi kalau Anda memang memerlukan agensi asal Pulau Dewata yang profesional, segera hubungi mereka untuk mengetahui dan menanyakan informasi yang diperlukan!
Baca Juga: Tips Ampuh Optimalkan SEO Ala Digital Marketing Agency Bali

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Fast Response?