8 Istilah Yang Wajib Diketahui Dan Dikuasai Website Development Service

Web development service merupakan jenis layanan yang difokuskan untuk pembangunan dan pemeliharaan sebuah situs. Faktor ini pula yang membuat penyedia jasanya bertugas menciptakan website menarik dengan performa cepat dan stabil sesuai kebutuhan pelanggan. Pengembangannya sendiri mencakup desain, penyusunan skrip, persiapan server, pembuatan konten, serta pengaturan sistem keamanan.

Tak jarang mereka bekerja sama dengan pihak lain seperti CV Exito Bali untuk mengurus jasa SEO di Bali pada konten-konten yang diunggah di website. Banyaknya tugas yang harus dilakukan, pihak yang menangani web development harus memahami berbagai istilah yang berhubungan dengan pekerjaan mereka. Apa saja istilah yang dimaksud? Simak daftar lengkapnya di bawah ini!

  1. Blok bangunan dasar

Blok bangunan dasar yang dimaksud adalah HTML (Hyper Text Markup Language), CSS (Cascading Style Sheets), dan JavaScript. HTML dan CSS biasanya digunakan di front end untuk pengembangan interface atau antarmuka. Developer akan memakai tag HTML yang cukup banyak untuk menyusun struktur website tersebut. Sementara CSS lebih diarahkan untuk menentukan desain, layout, gaya, hingga menentukan elemen-elemen HTML yang dapat ditayangkan di layar.

Kemudian JavaScript punya tanggung jawab untuk menghasilkan website dinamis serta interaktif. Jika dikembangkan dan dikelola dengan baik, ketiga blok bangunan dasar ini akan memudahkan CV Exito Bali dalam mengaplikasikan jasa SEO pada konten di website.

  1. Browser DevTools

Selanjutnya ada broswer DevTools yang digunakan untuk menjalankan sejumlah fungsi sepeti mengedit elemen HTML dan properti CSS, debugging, mengecek perangkat, hingga menelusuri kesalahan JavaScript. Adapun broser yang dapat diandalkan unuk memakai tool ini adalah Chrome, Mozilla Firefox, dan peramban lain yang sudah kompatibel. Fungsi-fungsi ini pula yang membuat para developer mengandalkan DevTools untuk memudahkan dan mempercepat pekerjaan tanpa menurunkan akurasi maupun kualitas.

Apalagi mereka harus mampu membedakan pemakaian tab untuk elemen, jaringan, konsol, dan lain sebagainya. Pemakaian DevTools yang tepat pun akan berdampak pada sejumlah aspek, termasuk penerapan SEO di Bali oleh CV Exito untuk optimasi website.

  1. Git dan Github

Pernah mendengar kedua istilah ini? Git dan Github sebagai sistem konrtrol memungkinkan para developer mempelajari hingga mengaplikasikan berbagai perintah dasar. Pada Git, Anda akan mendalami perintah-perintah seperti pembuatan permintaan tarik, kloning, pendorongan ke respositori, penggabungan cabangan, dan lain sebagainya. Sementara Github adalah layanan yang membantu Anda mendorong repositori Git yang telah disiapkan untuk hosting kode.

BACA JUGA: Tips Membuat Digital Ads Yang Menarik Dari Bali Marketing Company Profesional
Proses ini pun biasanya digunakan dalam kerja sama atau kolaborasi beberapa web developer dalam sebuah proyek. Walau barangkali tak berkaitan langsung dengan jasa SEO di Bali yang ditawarkan CV Exito Bali, kedua sistem ini tetap harus dioperasikan secara optimal untuk website.

  1. Application Programming Interface (API)

Pemakaian Application Programming Interface atau API sebenarnya berhubungan dengan pihak ketiga. Adapun fungsinya dalam pengembangan website adalah memungkinkan developer dalam menggunakan sejumlah fungsi tanpa harus membagikan kode. Selain itu, melalui API, Anda dapat mempelajari penerapan dan pembangunan REST API, operasi CRUD (merancang, membaca, memperbaruhi, serta menghapus), dan request methods pada HTTP (GET, POST, PUT, PATCH, serta DELETE).

Format data (HTML, JSON, serta XML) dan pemakaian kode status yang berbeda adalah fungsi-fungsi lain yang dapat dilakukan memakai API. Website dengan API yang baik pun akan memudahkan CV Exito dalam mengoptimasinya sebagai SEO agency Bali yang berpenglaman.

  1. Bahasa pemrograman

Istilah selanjutnya yang barangkali sering Anda dengar dari website development service adalah bahasa pemrograman. Bahasa yang dipakai dalam pengembangan situs wajib dipelajari mengikuti penerapan logika. Jenis-jenis bahasa pemograman yang digunakan pun beragam mengikuti posisi dan tugas-tugas yang dilakukan. Front-end developer biasanya berkutatat dengan HTML, CSS, serta JavaScript yang mana dikenal juga sebagai blok bangunan dasar.

Sementara back-end developer memakai bahasa yang berada di sisi server seperti Ruby, Python, dan PHP. Pemakaian bahasa yang sesuai nantinya tak hanya menghasilkan website yang mudah diakses dan digunakan. Pekerjaan lain seperti jasa SEO di Bali bisa diaplikasikan oleh CV Exito Bali.

  1. DevOps dan Deployment

Orang-orang yang berprofesi sebagai web developer pun harus menguasai pengetahuan terkait penaskalaan, pemeliharaan, migrasi, hingga penerapan kode pada DevOps dan Deployment. Tujuannya adalah memungkinkan Anda untuk mengaplikasikannya di sejumlah aplikasi bersistem cloud mencakup Heroku, AWS, Netlify, dan lain sebagainya. Untuk itu pula developer harus memahami platform-platform tersebut, mencakup cara kerja fitur-fitur dan layanannya hingga pemakaian dan pemeiharaan kode yang digunakan.

Dalam hal ini, pilihlah platform sesuai tujuan pengembangan website. Dengan begitu, pihak-pihak lain, termasuk CV Exito Bali yang mengurus jasa SEO, tak akan mengalami masalah selama menggunakan situs tersebut. Begitu pula pengunjung yang mengaksesnya sesuai kebutuhan.

  1. Authentication

Berikutnya ada authentication atau autentikasi yang developer gunakan untuk melacak kebiasaan pengguna pada website tertentu. Authentication pun diperlukan berkaitan dengan peningkatan sistem keamanan akun para pengguna untuk mencagah pencurian dan tindakan kriminal lain di ranah siber. Untuk itu pula pada developer wajib mengetahui cara menangani fungsionalitas pada website yang mereka kembangkan. Ada beberapa metode yang dapat diaplikasikan untuk mengaktifkan autentikasi memakai bahasa pemograman yang sesuai.

Misalnya Reach untuk front-end developer dan PHP dengan cookie dan sesi atau melibatkan pihak ketiga. Sistem keamanan yang baik pun bakal melancarkan berbagai pekerjaan, termasuk aplikasi SEO di Bali oleh CV Exito Bali.

  1. Model, View, Controller (MVC)

Satu lagi istilah yang harus diketahui dan dikuasai developer adalah model, view, controller (MVC). MVC merujuk pada pola desain yang membantu mereka memisahkan seluruh apliaksi ke dalam tiga bagian berbeda secara efektif dan efisien. Di sini pula Anda akan menemukan interaksi yang memakai basis data, tampilan yang bertanggungjawab atas semua hal uang dilihat pengguna di layar, serta pengontrol yang berperan sebagai antarmuka antara tampilan dengan model.

Memahami MVC pun dianggap membantu mempelajari kerangka kerja bahasa pemograman. Hasilnya akan dirasakan berbagai pihak yang memakai website, tak terkecuali penyedia jasa SEO di Bali seperti CV Exito Bali.

Selain kedelapan istilah di atas, seseorang yang menyediakan website development service harus mempunyai kemampuan problem solving yang baik. Begitu pula dengan keterampilan menulis tes unit dan lain sebagainya yang berdampak pada fungsi platform yang dikembangkan. Ketika hal-hal ini diperhatikan dan diaplikasikan dengan baik, website yang dihasilkan akan stabil dan layak dipakai sesuai tujuan, misalnya mengunggah konten-konten bermanfaat.

Dalam hal ini, CV Exito Bali hadir sebagai SEO agency Bali yang siap membantu Anda untuk optimasi terbaik agar website muncul di laman pertama hasil pencarian dan berada di perangkat teratas. Berminat memakai jasa mereka? Silakan kontak langsung untuk mendapatkan informasi lengkap terkait layanan-layanannya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Fast Response?